Tag Archives: Kesenian

Pesona Angklung Pukau Penonton di Saint Petersburg

Sabtu, 07 Desember 2013

          Angklung yang ditetapkan sebagai warisan budaya warisan budaya bukan benda Indonesia (Intangible, Cultural Heritage of Humanity) oleh Organisasi pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan November 2010, memukau penonton yang hadir dalam rangkaian acara Wonderful Indonesia di kota St. Petersburg, Rusia. Dalam penampilan di 2 tempat dan penonton yang berbeda, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus menyajikan serangkaian lagu baik dalam bahasa Indonesia maupun Rusia.

Pada penampilan pertama (4/12) di salah satu hotel bintang 5, Corinthia, di St. Petersburg dan di hadapan undangan terbatas yang terdiri dari pejabat pemerintah, pebisnis dan tour operator papan atas, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus membawakan sekitar 8 lagu termasuk 4 lagu dengan diiringi angklung interaktif. Suasana semakin meriah ketika saksofonis wanita Juhanny Fatmarida Susilo dengan sangat atraktif memainkan instrumentalia Jali-Jali. Selain Angklung, kelompok kesenian I-Kreasindo juga menampilkan tari Jangger dan Jaipong.

Acara Wonderful Indonesia terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Pariwisata dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia Moskow dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia selain Bali kepada para tour operator papan atas di St. Petersburg.

Duta Besar RI Moskow, Djauhari Oratmangun dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia banyak sekali memiliki tempat-tempat yang sangat indah yang bisa dikunjungi selain Bali.

“Anda bisa mendapatkan semuanya di Indonesia dengan mudah karena memiliki keunikan berupa 7S dan 1C yang tidak dapat ditemui di tempat lain, yaitu Sun, Sand, Sea, Smile, Scenery, Service, Satisfaction, dan Culture’

Berbagai lagu yang dimainkan alat musik angklung malam itu benar-benar membuat para undangan puas dan takjub termasuk Konsul Kehomatan Indonesia di St. Petersburg, Dr. Valerly Radchenko yang juga diperkenalkan malam itu berkaitan dengan perpanjangan masa tugasnya sebagai Konhor Indonesia di kota tersebut.

“Saya benar-benar kagum dan terpesona dengan penampilan angklung dan tari yang ditampilkan oleh Tim Kesenian ini. Kerinduan dan kekosongan selama 15 tahun terhadap acara seni budaya Indonesia terpenuhi malam ini”.

Meskipun acara telah ditutup dengan menampilkan lagu Dangdut yang diikuti oleh joget bersama, penonton masih enggan beranjak dari tempat acara meskipun hari telah larut malam.

Selain di hotel Corinthia, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus juga tampil malam berikutnya (5/12) di kampus St. Petersburg State University (SPBGU). Perpaduan nilai-nilai Timur dan Barat sangat terlihat dalam acara di kampus ini apalagi ketika kelompok kesenian I-Kreasindo Plus mengiringi paduan suara mahasiswa universitas tersebut menyanyikan lagu Leningradskie Vechera dan Rayuan Pulau Kelapa.

 

Dalam acara tersebut, Duta Besar Djauhari Oratmangun juga meluncurkan program kerjasama antara KBRI Moskow dengan St. Petersburg State University berupa pengajaran bahasa Indonesia oleh staf KBRI secara berkala pada program studi bahasa Indonesia di Universitas Ketimuran, SPBGU. Program yang sama saat ini telah berjalan antara KBRI Moskow dengan Universitas Ketimuran, Moscow State University (MGU). Di Rusia sendiri, terdapat 5 perguruan tinggi yang memiliki program studi bahasa Indonesia, yaitu 3 perguruan tinggi di Moskow, 1 di St. Petersburg dan 1 di Vladivostok.

Sumber : http://www.kemlu.go.id/moscow/Pages/Embassies.aspx?IDP=303&l=id