Ikreasindo Berbagi Kasih dengan Anak Yatim

Oleh: Ratna DJ

BANDUNG.FOKUSJabar.com: Banyak cara mensyukuri nikmat Allah swt. Salah satunya dengan menyantuni anak yatim, dan berbagi kasih dengan mereka. Hal inilah yang dilakukan Ikreasindo. Wadah kesenian berbasis musik etnik angklung ini, diusianya yang keempat tahun, kembali mengajak sejumlah anak yatim dari Panti Asuhan Ulul Albab Jl Sadakeling Bandung untuk berbuka puasa bersama, dan menghadirkan penampilan artis Restina, di Koffie Tjd Jl Flores Bandung, Rabu (23/7/2014).

Ika Widya Kreasindo Menyerahkan potongan tumpeng pada perwakilan anak yatim, Rabu (23/7/2014)  (Foto : Ratna DJ:

Menurut Ika Widya selaku pendiri Ikreasindo, melalui musik angklung mereka bisa menggenggam dunia. “Berbagai event, telah dilakukan, baru-baru ini kami sempat menggelar penampilan angklung di London Inggris, dan rencananya Agustus hingga September mendatang akan menampilkan kebudayaan Indonesia di Jakarta, Yogya, Wina Australia, dan Cina,” ujar Ika Putri Indonesia Berbakat 2005 ini.

Sejauh ini, kata Ika, Ikreasindo sudah pernah menampilkan 500 pemain angklung untuk pertamakalinya di Tokyo Jepang, pada acara ‘ Indonesian Festival’ di Yoyogi Park (2008). Lalu penampilan 5000 angklung di Roma, 2012. Serta 10.000 pesta angklung di Centul Bogor 2013 bersama negara Malaysia.

“Setiap saat kami selalu berdoa untuk bisa menampilkan kesenian khas Jawa Barat (angklung) khususnya, dan kesenian daerah lainnya agar jauh lebih baik kedepannya,” ucap Ika Widya optimistis.

Diusianya yang keempat tahun Ikreasindo tidak hanya berkedudukan di Pasirlayung Selatan Padasuka Bandung, tetapi sudah memiliki perwakilan di Bali. Malam itu Ikreasindo juga menggelar syukuran empat tahun berdirinya wadah kesenian bamboo music tradisional dance ini. “Ulang tahunnya seharusnya tanggal 1 April lalu, namun saat itu Ikreasindo masih tampil di Pulau Anambas dekat Pulau Natuna, jadi baru saat ini diniatkan,” kata Ika.(wdj)

Sumber : http://fokusjabar.com/2014/07/25/ikreasindo-berbagi-kasih-dengan-anak-yatim/

Pesona Angklung Pukau Penonton di Saint Petersburg

Sabtu, 07 Desember 2013

          Angklung yang ditetapkan sebagai warisan budaya warisan budaya bukan benda Indonesia (Intangible, Cultural Heritage of Humanity) oleh Organisasi pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan November 2010, memukau penonton yang hadir dalam rangkaian acara Wonderful Indonesia di kota St. Petersburg, Rusia. Dalam penampilan di 2 tempat dan penonton yang berbeda, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus menyajikan serangkaian lagu baik dalam bahasa Indonesia maupun Rusia.

Pada penampilan pertama (4/12) di salah satu hotel bintang 5, Corinthia, di St. Petersburg dan di hadapan undangan terbatas yang terdiri dari pejabat pemerintah, pebisnis dan tour operator papan atas, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus membawakan sekitar 8 lagu termasuk 4 lagu dengan diiringi angklung interaktif. Suasana semakin meriah ketika saksofonis wanita Juhanny Fatmarida Susilo dengan sangat atraktif memainkan instrumentalia Jali-Jali. Selain Angklung, kelompok kesenian I-Kreasindo juga menampilkan tari Jangger dan Jaipong.

Acara Wonderful Indonesia terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Pariwisata dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia Moskow dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia selain Bali kepada para tour operator papan atas di St. Petersburg.

Duta Besar RI Moskow, Djauhari Oratmangun dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia banyak sekali memiliki tempat-tempat yang sangat indah yang bisa dikunjungi selain Bali.

“Anda bisa mendapatkan semuanya di Indonesia dengan mudah karena memiliki keunikan berupa 7S dan 1C yang tidak dapat ditemui di tempat lain, yaitu Sun, Sand, Sea, Smile, Scenery, Service, Satisfaction, dan Culture’

Berbagai lagu yang dimainkan alat musik angklung malam itu benar-benar membuat para undangan puas dan takjub termasuk Konsul Kehomatan Indonesia di St. Petersburg, Dr. Valerly Radchenko yang juga diperkenalkan malam itu berkaitan dengan perpanjangan masa tugasnya sebagai Konhor Indonesia di kota tersebut.

“Saya benar-benar kagum dan terpesona dengan penampilan angklung dan tari yang ditampilkan oleh Tim Kesenian ini. Kerinduan dan kekosongan selama 15 tahun terhadap acara seni budaya Indonesia terpenuhi malam ini”.

Meskipun acara telah ditutup dengan menampilkan lagu Dangdut yang diikuti oleh joget bersama, penonton masih enggan beranjak dari tempat acara meskipun hari telah larut malam.

Selain di hotel Corinthia, kelompok kesenian I-Kreasindo Plus juga tampil malam berikutnya (5/12) di kampus St. Petersburg State University (SPBGU). Perpaduan nilai-nilai Timur dan Barat sangat terlihat dalam acara di kampus ini apalagi ketika kelompok kesenian I-Kreasindo Plus mengiringi paduan suara mahasiswa universitas tersebut menyanyikan lagu Leningradskie Vechera dan Rayuan Pulau Kelapa.

 

Dalam acara tersebut, Duta Besar Djauhari Oratmangun juga meluncurkan program kerjasama antara KBRI Moskow dengan St. Petersburg State University berupa pengajaran bahasa Indonesia oleh staf KBRI secara berkala pada program studi bahasa Indonesia di Universitas Ketimuran, SPBGU. Program yang sama saat ini telah berjalan antara KBRI Moskow dengan Universitas Ketimuran, Moscow State University (MGU). Di Rusia sendiri, terdapat 5 perguruan tinggi yang memiliki program studi bahasa Indonesia, yaitu 3 perguruan tinggi di Moskow, 1 di St. Petersburg dan 1 di Vladivostok.

Sumber : http://www.kemlu.go.id/moscow/Pages/Embassies.aspx?IDP=303&l=id

The Pride of the Indonesian Heritage Digelar di Den Haag

Lounching-web-bni-global_ 2014

JAKARTA, KOMPAS.com–PT. Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag Belanda akan menggelar sebuah perhelatan istimewa bertajuk The Pride of the Indonesian Heritage untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-69 tahun di kantor KBRI Den Haag pada tanggal 20 – 22 Agustus 2014.
The Pride of the Indonesian Heritage adalah sebuah program CCR (Corporate Community Responsibility) untuk mendukung industri kreatif mitra binaan Kampoeng BNI melalui diaspora yang berada di Belanda dan sekitarnya (Swiss, Belgia, Jerman dan lainnya). Dalam kesempatan baik ini, BNI juga akan meluncurkan website www.kampoengbniglobal.com untuk kepentingan perdagangan internasional.

Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo menyampaikan, “The Pride of the Indonesian Heritage kami helat bersama KBRI Den Haag Belanda sebagai upaya strategis mempromosikan dan memasarkan produk binaan Kampoeng BNI di luar negeri, khususnya di pasar Eropa.”
Lebih jauh gelaran ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan prospek bisnis BNI di luar negeri, dengan memanfaatkan jaringan diaspora yang berada di Belanda dan negara-negara sekitarnya. Vice President BNI / Pemimpin Divisi Corporate Community Responsibility, Nancy Martasuta menambahkan bahwa BNI selama ini tidak hanya mempromosikan industri kreatif bangsa namun juga secara berkelanjutan menjembatani para mitra dengan pasar Eropa dan pasar luar negeri lainnya melalui diaspora agar produk-produk dapat diperkenalkan dan dipasarkan.  Hal ini sesuai dengan motto BNI, Bridging Indonesia to the World.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Retno LP. Marsudi mengatakan bahwa event The Pride of the Indonesian Heritage yang akan digelar bersama Resepsi Diplomatik dalam rangka HUT RI ke-69 di Den Haag, Belanda ini menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan dan mengakses hasil karya anak bangsa yang berasal dari kearifan lokal dan kekayaan budaya Indonesia ke pasar internasional.

Pride of the Indonesian Heritage dihelat di Aula kantor KBRI yang beralamat di Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag, Belanda. Acara yang dapat dikunjungi untuk umum adalah  Pameran Produk Fashion dan Handycraft Kampoeng BNI yang berlangsung dari tanggal 21 – 22 Agustus 2014 yang menampilkan fashion display koleksi dari Denny Wirawan dan Tuty Cholid, beragam produk mitra binaan Kampoeng BNI seperti kerajinan kain tenun dan batik, seni pahat kayu dan logam untuk dekorasi rumah, resort/hotel dan perkantoran, perhiasan perak dan kreasi seni modern serta produk kerajinan kulit untuk fashion dan gaya hidup. Sementara acara lainnya adalah Resepsi Diplomatik, Forum Diaspora dan Business Meeting yang diselenggarakan untuk kalangan terbatas.

Sumber : http://internasional.kompas.com/read/2014/08/20/01113481/The.Pride.of.the.Indonesian.Heritage.Digelar.di.Den.Haag


Penulis : Jodhi Yudono
Editor : Jodhi Yudono

The Pride of The Indonesian Heritage hadir di Belanda

“The Pride of the Indonesian Heritage” Hadir di Belanda

Ditulis 19 Aug 2014 pukul 15:45 | Dilihat: 585

Semangat perayaan Hari Ulang Tahun RI ke-69 berkumandang hingga ke Negeri Kincir Angin. Setelah euforia Hari Kemerdekaan dilewati oleh Bangsa Indonesia pada 17 Agustus 2013, kali ini, acara bertajuk “The Pride of Indonesian Heritage” siap dilaksanakan pada 20-22 Agustus 2014 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Belanda. Tepatnya beralamat di Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag.

 

Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Retno LP. Marsudi mengatakan bahwa event “The Pride of Indonesian Heritage”menjadi momentum tepat untuk mempromosikan dan mengakses hasil karya anak bangsa yang berasal dari kearifan lokal dan kekayaan budaya Indonesia ke pasar internasional.

 

Pengunjung dapat melihat pameran produk fashion dan handycraft yang diusung oleh dua desainer Tanah Air, yaitu: Denny Wirawan dan Tuty Cholid. Selain itu, terdapat juga kerajinan kain tenun dan batik, seni pahat kayu dan logam untuk dekorasi rumah, hotel dan perkantoran, perhiasan perak dan kreasi seni modern, serta produk kerajinan kulit untuk fashion dan gaya hidup. Sementara acara lainnya berupa resepsi diplomatik, forum diaspora dan business meeting  diselenggarakan untuk kalangan terbatas.

 

“The Pride of Indonesian Heritage”adalah sebuah program CCR (Corporate Community Responsibility) yang dihelat oleh PT. Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) untuk mendukung industri kreatif mitra binaan Kampoeng BNI melalui diaspora yang berada di Belanda dan sekitarnya, seperti Swiss, Belgia, Jerman dan lainnya.

 

“The Pride of the Indonesian Heritage kami helat bersama KBRI Den Haag, Belanda sebagai upaya strategis mempromosikan dan memasarkan produk binaan Kampoeng BNI di luar negeri, khususnya di pasar Eropa.” kata Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo.

 

Pihaknya ingin mempromosikan industri kreatif bangsa, serta secara berkelanjutan menjembatani para mitra dengan pasar Eropa dan pasar luar negeri lainnya melalui diaspora. Jaringan diaspora yang berada di Belanda dan negara-negara sekitarnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan prospek bisnis. Dalam kesempatan tersebut, BNI juga akan meluncurkan website www.kampoengbniglobal.com untuk kepentingan perdagangan internasional.

 

Sementara itu, KBRI di London juga telah melangsungkan acara memperingati HUT RI ke-69. Penyanyi-penyanyi dari Indonesia diundang untuk melantunkan lagu Tanah Air, seperti Sepasang Mata Bola dan Gebyar-Gebyar untuk membangkitkan rasa kebanggaan masyarakat Indonesia yang ada di Inggris. Tampil juga penyanyi Ana Aldiana yang mengawali debutnya sebagai penyanyi di Inggris. Ia berhasil membawa suasana Kemerdekaan Indonesia semakin meriah.

 

Lebih dari dua ribu masyarakat RI di Inggris mengikuti perayaan tersebut, mereka berbaur bersama Dubes Hamzah Thayeb dan Ny Lastry Thayeb. Acara di awali dengan upacara bendera di Wisma Nusantara di  Bishob’s Grove, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan hingga bazaar yang menjual aneka makanan seperti rujak cingur, mie ayam, nasi rames, telur asin , kikil pedas, tape singkong, onde onde, lemper,rempeyek, dan masih banyak lagi.

BNI Gelar The Pride of The Indonesian Heritage di Belanda

Headline

(Foto: istimewa)
Oleh: Arief Bayuaji
gayahidup – Kamis, 21 Agustus 2014 | 19:30 WIB

INILAHCOM, Jakarta – BNI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag Belanda menggelar The Pride of the Indonesian Heritage menyambut HUT Republik Indonesia ke-69 di kantor KBRI Den Haag, 20 22 Agustus 2014. Seperti apa perhelatan yang mendukung industri kreatif mitra binaan Kampoeng BNI melalui diaspora tersebut?

Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo kepada INILAH.COM, Kamis (21/08/2014) menegaskan, “The Pride of the Indonesian Heritage kami helat bersama KBRI Den Haag Belanda sebagai upaya strategis mempromosikan dan memasarkan produk binaan Kampoeng BNI di luar negeri, khususnya di pasar Eropa.”

Gatot lantas mengatakan, lebih jauh gelaran tersebut untuk meningkatkan prospek bisnis BNI di luar negeri, dengan memanfaatkan jaringan diaspora yang berada di Belanda dan negara-negara sekitarnya.

Vice President BNI / Pemimpin Divisi Corporate Community Responsibility, Nancy Martasuta menambahkan bahwa BNI selama ini tidak hanya mempromosikan industri kreatif bangsa, namun juga secara berkelanjutan menjembatani para mitra dengan pasar Eropa dan pasar luar negeri lainnya melalui diaspora.

Nancy menungkapkan, “Tujuannya agar produk-produk dapat diperkenalkan dan dipasarkan. Hal tersebut sesuai dengan motto BNI, Bridging Indonesia to the World.”

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Retno LP. Marsudi mengungkapkan acara tersebut berlangsung bersamaan dengan Resepsi Diplomatik dalam rangka HUT RI ke-69 di Den Haag, Belanda. Menurut dia, acara ini menjadi momentum tepat mempromosikan dan mengakses hasil karya anak bangsa dari kearifan lokal dan kekayaan budaya Indonesia ke pasar internasional.

Pride of the Indonesian Heritage berlangsung di aula kantor KBRI yang beralamat di Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag, Belanda. Acara umum tersebut menyajikan pameran Produk Fashion dan Handicraft Kampoeng BNI, 21 – 22 Agustus 2014 yang menampilkan busana koleksi dari Denny Wirawan dan Tuty Cholid, beragam produk mitra binaan Kampoeng BNI seperti kerajinan kain tenun dan batik, seni pahat kayu dan logam untuk dekorasi rumah, resort/hotel dan perkantoran, perhiasan perak dan kreasi seni modern serta produk kerajinan kulit untuk fesyen dan gaya hidup. [aji]

Sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2129489/bni-gelar-the-pride-of-the-indonesian-heritage